Contoh Teks Tanggapan Kritis

Contoh Teks Tanggapan Kritis


KEBAKARAN HUTAN DAN KEBUN SAWIT

Evaluasi :
           Kebun kelapa sawit memang menguntungkan untuk pemasukan devisa negara di bidang ekspor minyak kelapa sawit. Namun apakah sebanding dengan efek yang diberikan terhadap penduduk Indonesia dan Lingkungan?. Perlu kebijakan khusus agar tercipta suatu hubungan simbiosis mutualisme diantara keduanya.

Deskripsi Teks:
          Kebakaran hutan sudah menjadi fenomena yang tidak dapat dihindarkan setiap musim kemarau datang setiap tahunnya terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan. Bahkan fenomena ini merujung pada bencana kabut asap yang tidak hanya melanda beberapa kota besar di Sumatera dan Kalimantan namun juga hingga ke negara-tetangga. selain efek pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan sudah tidak terhitung. Disisi lain perluasan perkebunan kelapa sawit yang mendatangkan devisa bagi negara juga cukup penting, selain itu juga bisa membuka lapangan pekkerjaan bagi masyarakat sekitar perkebunan.
            Namun keduanya ternyata tidak dapat berjalan berkesinambungan dan menciptakan yang saling menguntungkan, karena dari penyelidikan terhadap salah satu faktor kebakaran hutan adalah pembakaran secara langsung oleh pemilik perusahaan sawit untuk pembukaan lahan baru.
            Disini peran pemerintah pun kemudian dipertanyakan oleh berbagai pihak hingga dunia Internasional, bagaimana pemerintah membuat kebijakan terhadap usaha-usaha perkebunan sawit dan juga terhadap eksplorasi hutan di Indonesia.

Penegasan Ulang:

             Perlunya peran pemerintah untuk membuat kebijakan yang memberikan keuntungan bagi kedua pihak namun tidak juga menyebaban kerugian bagi penduduk Indonesia dan alam. Sikap dan kebijakan pemerintah yang tegas terhadap pelaku kejahatan dan kerusakan hutan serta pembuatan aturan dan ranah kerja yang jelas untuk para pengusaha perkebunan sawit sehingga kedua hal tersebut dapat berjalan berkesinambungan dan seimbang.


SMA atau SMK ?
1.
Evaluasi
Mungkin ada sebagian atau bahkan kebanyakan orang tua dan juga siswa SMP seringkali dibingungkan dengan pilihan ini. Terutama bagi siswa kelas 9 yang sebentar lagi akan lulus dan harus segera menentukan pilihannya. Tentu untuk memilih akan masuk SMA ataupun SMK tidak boleh sembarangan. Kita harus mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan dari masing – masing pilihan sebelum kita memilihnya. Apa saja alasan – alasan yang dapat memperkuat langkah kita?
2.
Deskripsi Teks
Alasan yang pertama, kita pasti sudah mengetahui jika lulusan SMK lebih mudah dan lebih siap untuk bekerja jika dibandingkan dengan lulusan SMA. Karena di SMK siswa tidak hanya diajarkan teoretik yang mendalam sesuai jurusannya saja, melainkan disana para siswa juga dibekali dengan kemampuan praktek yang sangat menambah pengalaman dan memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja. Seperti yang sering kita dengar atau lihat, para siswa SMK seringkali melaksanakan PKL (Praktek Kerja Lapangan) atau yang biasa disebut dengan istilah “magang”. Saya sepakat dengan hal ini karena pada SMA, siswa hanya diajarkan teoretik saja secara mendalam. Sehingga lulusan SMA harus kuliah dulu jika ingin mendapatkan pekerjaan.
            Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa setelah lulus dari SMK nanti, kita tidak bisa lanjut ke perguruan tinggi. Hal ini tentu salah, karena siswa SMK tetap bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Kelebihan masuk SMK, siswa mempunyai hardskill berupa kemampuan kejuruan yang spesifik sehingga ketika kuliah seorang siswa mengambil jurusan yang sama dengan ketika dia SMK, maka dia akan lebih mudah untuk mempelajari materi kejuruannya. Sedangkan di SMA, siswa lebih diajarkan kemampuan teoretik saja.
            Namun, jika dibandingkan dengan SMA, materi – materi yang diajarkan di SMK tidak seluas materi – materi yang diajarkan di SMA. Hal ini karena di SMK kita lebih diajarkan secara detail pada jurusan yang kita ambil saja. Sedangkan di SMA kita diajarkan berbagai macam materi sesuai bidang yang kita ambil, misalakan bidang IPA. “Siswa SMK dapat pengetahuan tidak lebih banyak daripada siswa SMA,” pendapat ini disampaikan oleh salah seorang blogger pada salah satu postingan di blognya. Dari sini kita dapat menilai bahwa kemampuan berfikir secara logika anak SMA jauh lebih bagus dibandingkan dengan anak SMK. Anak SMK cenderung memilih sebuah langkah secara instan atau cepat tanpa mempertimbangkannya secara lebih dalam.
            Jika untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, lulusan SMK lebih dibatasi ruang lingkupnya jika dibandingkan dengan lulusan SMA. Sehingga rata – rata siswa SMK kesulitan untuk masuk ke perguruan tinggi. Ketika di perguruan tinggi, siswa SMK tidak bisa mengambil jurusan yang berbeda dengan jurusannya dulu di SMK. Kalupun bisa, dia akan kesulitan karena di SMK dia hanya diajrkan materi – materi yang mendalam di jurusannya saja. Sedangkan lulusan SMA bisa lebih bebas untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Mengingat pada saat SMA, materi – materi yang diajarkan mencakup semuanya.
3.
Penegasan Ulang
           Dengan demikian, siswa lulusan SMK jauh lebih siap kerja dibandingkan dengan SMA. Sehingga biaya yang dikeluarkan lebih hemat. Namun, untuk menentukan pilihan itu semua tergantung dengan minat, kemampuan, serta bakat kita.








Ugal-ugalan membawa maut

       Akhir-akhir ini sering diberitakan di media cetak maupun di tv tentang kecelakaan yang melibatkan metromini.Salah satu alat transportasi umum ini memang sedang menjadi sorotan pemerintah Jakarta dikarenakan banyak kasus kecelakaan yang disebabkan alat transportasi ini.Dari kasus-kasus kecelakaan  tersebut terjadi karena beberapa hal, seperti sopir yang kelelahan, pengendara yang ugal-ugalan, kelalaian terhadap peraturan lalu lintas, serta kondisi mesin metro mini yang sudah tidak layak jalan. Faktor terbesar dari kecelakaan-kecelakaan tersebut adalah kelalaian sopir serta cara mengemudi yang ugal-ugalan.

     Kasus yang masih hangat diperbincangkan yaitu, kasus yang baru  terjadi pada  hari Minggu, 6 Desember 2015 sekitar pukul 08.24 WIB  yaitu kecelakaan yang melibatkan sebuah metro mini dan KRL commuter line diperlintasan angke, Jakarta Barat. Yang menjadi penyebab terbesar kecelakaan ini adalah  kelalain sang sopir metro mini yang tetap nekat melaju kendaraan melewati pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup, padahal pada waktu yang sama sebuah KRL sedang melaju. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sudah meneriaki sopir jika ada kereta yang melintas, namun sang sopir tetap tidak menghiraukan warga. Akhirnya kejadiaan nahas pun terjadi ketika metromini melewati rel kereta. Mesin metromini tiba-tiba mati saat berada di tengah perlintasan kereta. Akhirnya tabrakan pun tak bisa dihindari, sebuah KRL menghantam tepat di badan metromini hingga menyeretnya sampai 200 meter. Akibat kecelakaan tersebut 13 orang korban termasuk sopir harus kehilangan nyawanya. Dari kasus tersebut kesalahan terjadi ada pada pengemudi metromini yang lalai serta ugal-ugalan dalam mengendarai kendaraan.Dari kasus tersebut kesadaran pengemudi memang sangat diperlukan mengingat cara mengemudi yang demikian dapat merugikan banyak pihak,kerugian-kerugian yang disebabkan karena mengemudi secara ugal-ugalan dapat dilihat di bawah ini.

       Yang pertama adalah, mengemudi ugal-ugalan dapat mencelakai diri sendiri maupun orang – orang terdekat kita. Mengemudi kendaraan yang di luar batas normal dan melanggar aturan lalu lintas dapat menyebabkan musibah kecelakaan, sehingga dapat melukai diri sendiri serta orang – orang terdekat yang mungkin ada bersama kita saat kejadian berlangsung. Bahkan akibatnya tidak hanya melukai, namun juga dapat merenggut nyawa korban tidak bersalah maupun orang yang  mengemudi ugal-ugalan di jalan raya. Dari data kepolisian menyatakan bahwa dari 1900 kasus kecelakaan akibat pengemudi yang ugal-ugalan, sekitar 5034 orang kehilangan nyawanya.

       Kedua, mengemudi secara ugal-ugalan dapat mencelakai orang lain, seperti pejalan kaki. Para pengemudi yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di luar batas dapat  kehilangan kontrol atas kendaraanya, sehingga dapat menimbulkan petaka bagi para pejalan kaki. Contohnya kecelakaan  yang terjadi di Tugu Tani, Jakarta beberapa tahun lalu, dalam kasus tersebut sebanyak 17 orang korban harus kehilangan nyawa mereka secara sia-sia, serta 20 korban lainya harus dilarikan ke rumah sakit karena  luka – luka yang diakibatkan tertabrak mobil yang dikemudikan  oleh seorang wanita yang tiba-tiba lepas kendali dan menabrak orang-orang yang kebetulan saat itu sedang berjalan.

      Dengan demikian, mengemudi secara ugal-ugalan sangatlah berbahaya bagi pengendara itu sendiri maupun orang lain yang ada disekitar kita.Alangkah baiknya jika kita mengendarai kendaraan secara normal sesuai dengan aturan lalu lintas demi keselamatan bersama pengguna jalan.


Keterangan struktur Teks diatas sebagai berikut:
Evaluasi:Bagian evaluasi pada teks tersebut berada pada Paragraf pertama
Deskripsi Teks,bagian deskripsi teks terdapat pada paragaraf 2 sampai dengan paragraf 3.
Penegasan Ulang:Terdapat pada paragraf 4 didalam teks diatas.

0 Response to "Contoh Teks Tanggapan Kritis"

Post a Comment

Powered by Blogger.